BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Oleh : Ibni Abrar
Sebuah pergerakan Islam tidak akan berjalan tanpa adanya sebuah azzam yang kuat...
Keruntuhan dan bahkan sampai kehancuran gerakan Islam timbul karena sesama aktivis da'wah hanya memikirkan kepentingan pribadi dan kelompoknya saja..
Ikhwah dan Ukhtifillah yang semoga dirahmati oleh Allah swt.
Lihatlah air dan tumbuhan yang sangat bergantung satu sama lain, atau pasukan semut yang saling bergotong royong dalam bekerja dan lihatlah batu dan air yang menimbulkan sebuah gerakan yang harmonis.
Ukhti dan ikhwahfillah yang dicintai Allah swt.
Malulah kita dengan mereka semua, kita diciptakan dengan sempurna, diberikan akal pikiran namun jarang untuk digunakan berpikir. Kita diberikan perasaan namun jarang sekali digunakan untuk merasakan penderitaan saudara-saudara kita yang tengah didzolimi..
Jika Islam ingin tegak maka rapatkanlah barisan berjama'ah. Satu batang lidi tidak akan bisa apa-apa dan sangat mudah dipatahkan, tapi jika satu ikatan akan sangat sulit untuk dipatahkan dan kotoran mana yang gak bisa dibersihkan???
ukhti dan ikhwahfillah...
Islam sekarang sedang difitnah oleh para pengikut thagut dan pembenci Islam..
Mereka menyebut kita adalah seorang teroris, para pembuat onar dan perusak ketenangan negara..
Tapi sebenarnya siapa yang lebih pantas dibilang teroris, orang yang membela karena diserangkah atau orang yang menyerang karena ingin menghancurkan???
Ukhti dan ikhwahfillah...
Islam menjadi lemah karena tidak adanya rasa persatuan seperti saat khilafah tegak dibumi Allah. Tidak adanya kesungguhan dalam menegakkan khilafah. Tidak adanya kepercayaan kepada murabbi dan pemimpin Islam, karena mereka lebih percaya kepada pemimpin thagut yang manis diluar tapi busuk didalam...
Ukhti dan Ikhwahfillah yang insya Allah diteguhkan imannya oleh Allah swt..
Musuh tidak selamanya yang tampak oleh mata, pura-pura baik didepan tapi dibelakang mereka menusuk kita dari belakang. Orang yang jujur sekarang ini sangat sulit sekali dicari bagaikan mencari jarum ditumpukan jerami, kalau kita tidak jeli mencari maka kita tidak akan menemukannya...
Ukhti dan Ikhwahfillah...
Inilah saatnya kita bergerak setelah 90tahun khilafah Islamiyah hancur oleh Mustafa Kemal beserta Inggris dan negara-negara kafir lainnya pada 28 Rajab 1324 H (3 Maret 1924). Mari kita bersatu menegakkan khilafah yang sempat padam, kita kembalikan masa kejayaan kita seperti dulu, saat dunia Islam mencapai masa keemasannya karena menerapkan Islam secara kaffah dalam naungan khilafah. Barat pun belajar kekhilafahan.
Sejarawan dunia Will Durant mengakui keemasan khilafah tersebut. Dalam Bukunya Story of Civilization ia menulis: "Para Khalifah telah memberikan keamanan kepada manusia hingga batas yang luar biasa besarnya dan meratakan kesejahteraan selama berabad-abad dalam luasan wilayah yang belum pernah tercatatkan lagi fenomena seperti itu setelah masa mereka.".
Sayangnya kejayaan itu hilang ketika khilafah runtuh. Namun khilafah akan kembali bangkit dan memimpin dunia. Nabi SAW bersabda: "Ada kenabian ditengah-tengah kalian. Dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia pun mencabutnya, jika Dia berkehendak untuk mencabutnya. Kemudian ada penguasa yang zalim, maka dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia pun mencabutnya, jika Dia berkehendak untuk mencabutnya. Kemudian ada penguasa diktator, maka dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada, kemudian Dia pun mencabutnya, jika Dia berkehendak untuk mencabutnya. Kemudian akan ada khilafah berdasarkan tunutnan Nabi. Lalu, beliau pun diam."( Musnad Imam Ahmad (V/273))
Era kenabian, era khilafah 'ala Minhaj an-nubuwwah, era mulkan 'adhan (para penguasa dzalim) telah berlalu. Kini era mulkan jabariyyatan (para pemimpin diktator) yang berkuasa. Maka, era khilafah berdasarkan tuntunan nabi ('ala minhaj nubuwwah) didepan mata. Sambutlah Khilafah!!!
Wahai para ulama, intelektual, pengusaha, profesional, mahasiswa, pelajar, polisi, militer dan seluruh umat!
Saatnya melangkah bersama
Mengambil solusi yang sama
Mewujudkan janji Allah dan RasulNya
Hidup Sejahtera di Bawah Naungan Khilafah
Referensi : Buletin Al-Islam edisi 562, 22 Rajab 1432 H/ 24 Juni 2011
INDONESIA
Tulisan Berjalan
Friday, 8 July 2011
Rapatkan Barisan Berjama'ah
Wednesday, 6 July 2011
Carilah teman yang baik
Ciri-Ciri Teman yang Bertaqwa
Teman yang bertaqwa adalah :
1. Bila anda membantunya, ia menjaga anda
2. Bila anda menemaninya, ia menjadi hiasan anda
3. Bila anda ditimpa kesulitan, ia menolong anda
4. Bila anda berikan kebaikan padanya, ia pun memberikan kebaikan yang sama
5. Bila ia melihat kebaikan pada diri anda, ia akan menyebutnya
6. Bila ia melihat keburukan pada diri anda, ia akan mencegahnya
7. Bila anda meminta, ia memberi
8. Bila anda mendiamkan, ia yang memulai(mengajak bicara)
Bertemanlah dengan orang yang jika kita berbicara, ia membenarkan. Jika kalian bekerjasama dalam satu hal, ia mendukung. Jika berbeda pendapat, ia memprioritaskan kita. Carilah teman seorang mukmin yang bertaqwa..
Lihatlah bagaimana ketika sahabat Nabi bersama-sama dengan beliau. Satu orang dari mereka setara dengan satu umat karena kesempurnaan iman, kejujuran, akhlak, kesetiaan, keperwiraan, kecerdasan dan keadilannya.
Bertemanlah dengan orang-orang shaleh. Ketahuilah, teman itu akan membawa kita. Bisa jadi kearah kebaikan (kalau ia seorang yang baik), atau kearah keburukan (bila ia seorang yang buruk. Maka, pilihlah teman yang akan menjadikankita mulia dan memberi kebaikan didunia dan akhirat.
Ia menjadikan kita mulia ketika orang-orang tahu kita adalah sahabatnya. Menjadikan kita mulia pada hari dikumpulkannya seluruh manusia untuk pengadilan akhirat dan disyurga...
Sumber : Pemuda Takut Dosa oleh Muhammad Al-Qadhi
Friday, 1 July 2011
Hati Yang Resah
Saat raga tak lagi bernyawa
Saat hati tak lagi dapat mengerti
Saat mulut tak lagi dapat berbicara
Saat kaki tak dapat lagi berdiri
Saat itu juga jasad ini tak dapat lagi berbuat apa-apa
Taubat kita menjadi tak berguna
Do'a kita tak dapat lagi menolong diri
Hanya kesedihan dan penyesalan yang akan hadir dihati
Tuhan...
Nyawa hamba masih menyatu dengan raga
Sehat hamba masih dalam keadaan baik-baik saja
Terimalah taubat dan ibadah hamba
Terimalah do'a hamba yang ingin selalu mengagungkan Engkau dan kekasih-Mu..
Jangan kau biarkan taubat hamba kembali kepada maksiat
Jangan kau biarkan ibadah hamba menjadi sia-sia karena ulah hamba
Jangan kau biarkan do'a hamba menjadi malapetaka buat hamba
Jangan kau biarkan hamba kembali kepada masa lalu hamba yang kelam
Beri hamba kekuatan dan keistiqamahan untuk beribadah kepada-Mu
Teguh kan azzam hamba dalam mensyiarkan agama-Mu
Jangan kau biarkan hati hamba terlalu terpaut pada makhluk-Mu
Yang bisa membuat hamba lupa akan kebesaran-Mu
Thursday, 30 June 2011
Belajar meracik Kamera Lubang Jarum dan memasaknya di kamar gelap
bagi temen-temen yang tertarik dan bermaksud mempelajari merakit kamera lubang jarum, silahkan dibaca:
-----------------------------------------Latar sejarah-----------------------------------------
Jauh sebelum fotografi rekaman permanen ditemukan di Prancis (Niepce/1826), metode ini sudah ada, dikenal dengan “pinhole” disebut juga lubang jarum. Pertama kali dikenal dalam penelitian bansa Cina, yaitu Mo Ti, 400 sebelum masehi, kemudian oleh seorang filsuf, Aristoteles 330 sebelum masehi. Beberapa abad kemudian digunakan untuk pengamatan astronomi-150 sebelum masehi oleh bangsa Yunani. Kemudian dikembangkan sebagai pengamatan matahari oleh Gemma Frisius tahun 1508-1555. Pada tahun 956-1039, diteliti oleh ilmuan optis bangsa Mesir, yang bernama Ibn al-Haitam, dalam buku ilmiahnya “Kitab al-Manazir” lubang jarum ini adalah metode ilmiah untuk mempelajari bias cahaya.
Joseph Nicéphore Niépce menggunakan kamera pinhole, berhasil merekam secara permanen pemandangan dari arah kamarnya, hasil karya ini membutuhkan waktu lebih dari delapan jam! Karena mentode perekaman yang digunakan adalah jenis kamera tidak berlensa, alias pinhole, pada masa itu disebut kamera obscura terbuat dari kayu. Beberapa puluh tahun berikutnya, jenis kamera obscura ini di produksi masal (1881) sebagai kamera sekali pakai (lihat kodak) karena tidak menggunakan lensa, kamerapun menjadi sangat murah dan bisa diproduksi masal. Pada abad ke-20, tahun 1940, teknik metode perekaman ini digunakan untuk merekam partikel enerji yang dilepaskan oleh bom atom. Selain itu, teknik inipun digunakan sebagai ekspresi seni fotografi dan sebagai pengantar ilmu optis dalam fotografi masa itu.
Seiring dengan lahir aliran impresionism, aliran secession, pictorial dan straight fotografi, pinhole kehilangan penggemarnya. Hingga akhir tahun 1960-an, di Amerika menjadi trend kembali, yang diusung oleh Eric Renner. Lubang jarum dianggap sebagai ekpresi fotografi alternatif dan mempunyai genre khusus dan mampu bersanding dengan karya lukis di galeri kelas dunia.
Di indonesia, gerakan komunitas lubang jarum ini dicetuskan di di Galeri I-see, Jakarta, tanggal 17 Agustus 2002, dalam pertemuan lintas kota; Jakarta, Bandung, Malang, Yogyakarta dan Bali, oleh penggagasnya Ray Bachtiar Drajat dan kawan-kawan, mendirikan Komunias Lubang Jarum Indonesia/KLJI. Tahun sebelumnya, telah menerbitkan buku “Memotret Dengan Kamera Lubang Jarum” terbitan Graha Puspa. Tahun 2008, menerbitkan buku ke-dua, “Ritual Fotografi” diterbitkan oleh Gramedia, dalam bentuk majalah spesial edisi Chip Foto Video. Dibandung sendiri, setelah workshop pertama tahun 2002 lalu, kemudian menggeliat kembali, hadir bersama-sama Komunitas Lubang Jarum Indonesia-Bandung/KLJI Bandung dan kamerapinjaman.com/KAMPI, menamai dalam satu payung bersama “Pinhole Bandung” hingga kini telah merekrut lebih dari seratus lebih partisipan untuk workshop dasar lubang jarum. Kini lubang jarum di Indonesia ingin menapaki kreasi ini merupakan bagian dari seni fotografi, yang mampu duduk satu meja dengan karya-karya seni lainya.
------------------------------Apa itu lubang jarum? Dan mafaatnya?-------------------------------
Adalah metode perekaman dasar dalam ilmu fotografi. Kamera yang bekerja berdasarkan teori optis, cahaya yang lolos melalui lubang kecil, kemudian diproyeksikan pada bidang datar, terbalik. Dalam tata cara perekaman gambar ini, sama dengan teknik dalam fotografi digital, namun sensor cahaya perekam gambar pada kamera digital, dilubang jarum menggunakan kertas foto ukuran 9x14 cm peka cahaya. Gambar akan permanen pada kertas foto karena cahaya dari luar kemudian diloloskan melalui lubang kecil. Cahaya yang diproyeksikan tersebut direkam kertas foto; kertas foto yang terkena cahaya akan menjadi hitam dan sebaliknya, yang tidak terkena cahaya tetap putih. Proses ini disebut “ekspos” dan setelah kertas foto tersebut di proses di kamar gelap, disebut negatif foto. JANGAN PERNAH MEMBUKA KOTAK KERTAS DITEMPAT TERANG! Beberapa artis menggunakan negatif warna, teknik salt print ataupun jenis ortho film.
Apa manfaat dari proses kamera lubang jarum? Banyak sekali, diantaranya berkenalan dengan teori dasar fisika tentang optis, dasar-dasar fotografi, kreatifitas membuat kamera dan proses imajinatif serta tantangan apresiasi seni fotografi. (1) Merakit kamera itu menuntut daya kreatif, mencari bentuk yang pas yang sesuai dengan efek yang dihasilkan; silinder akan membentuk gambar menjadi cembung, seperti penggunaan pada lensa jenis “fish eye” atau lensa sudut sangat lebar. Posisi kertas miring, gambar akan menjadi distorsi/skew. (2) posisi-jarak kertas terhadap lubang akan menentukan lebar-sempit sudut cahaya yang diproyeksikan; semakin dekat terhadap lubang, sudut akan menjadi lebar, sehingga cahaya yang jatuh pada permukaan kertas film akan lebar (wide) sebaliknya, disebut tele. Perihal ini disebut “focal length”, prinsip dasar lensa vario/zoom. (3) Lubang tunggal dan multi akan memberikan efek yang berbeda. Lubang lebih dari satu akan membentuk gambar menjadi bertumpuk seperti multi ekspos. Seorang artis pinhole Amerika, Chris Peregoy menamainya “blender pinhole” (4) Olah imajinasi; yang membedakan manusia dengan hewan (meskipun manusia juga tergoleng dalam spesies hewan) adalah “imajinasi” karena kebebasan berangan-angan itu adalah hak kemerdekaan individu. Pada kamera lubang jarum tidak dilengkapi dengan “view finder” atau lubang intip untuk menentukan komposisi. Jadi bagaimana menentukan ruang bidik? Yang pasti adalah imajinasi! (5) Secara teknis, untuk jarak 5 cm dari lubang ke permukaan kertas foto, lubang yang digunakan adalah berukuran 0.03mm. Bahasa teknis tentu saja bisa dipelajari, namun bila bersandarkan persoalan teknis, yang terjadi adalah berlomba menghitung, jadi merekam gambar tidak penting lagi. Melubangi secukupnya adalah nilai toleransi yang harus dicari jaraknya. Yang pasti berada di minimum ke maksimum-alias yang sedang-sedang saja. Jadi setiap kamera yang dibuat akan bersifat personal bagi ia yang merakitnya.
-------------------------------Persiapan merakit kamera jenis silinder-------------------------------------
Dibagi tiga tahap; merakit, memotret dan proses di kamar gelap. Baiknya dipersiapkan terlebih dahulu kebutuhan untuk merakit kamera.
(1) Kaleng dengan tinggi ukuran 9cm diameter 6 hingga 10 cm. ato kaleng apa saja bisa....
contoh kalengnya bisa juga pake kaleng dr bahan apa aja yg penting OK
(2) Almunium foil bekas kue, ketebalan 0.03mm, bisa juga menggunakan bekas tutup kaleng susu 500gram.
(3) Karton hitam, plakban, jarum pentul, plastik hitam tebal dan bor untuk melubangi
(4) Pastikan kaleng sudah bersih, kalau perlu dicuci terlebih dahulu. Gunakan bor untuk melubangi tepat di tengan-tengah kaleng, dengan diameter 1cm. perhatikan, jangan sampai bekas bor tadi membentuk lubang yang tidak rata. Pukul dengan benda keras/palu kecil, sehingga lubang tersebut benar-benar rata dan rapih.
(5) Potong karton hitam seukuran kaleng dan sisipkan didalam kaleng. Tujuannya agar tidak ada refleksi-defraksi karena kilau kaleng bagian dalam akan memantulkan cahaya, sehingga gambar yang dihasilkannya seperti berkabut. ATAU BISA JUGA DICAT HITAM...........
cat bag dalam kaleng warna hitam
(6) Almunium tersebut dicoblos dengan menggunakan jarum. Pastikan lubang tersebut rapih dan pasang lubang yang menonjol menghadap luar kaleng.
melubangi alumunium foili pake djarum (alumunium bisa dari kaleng coca col4 yang dipotong terus diamplas setipis mungkin)
(7)Lubang almunium dipasang menutupi lubang di kaleng dan pastikan lubang jarum tersebut tepat di tengah lubang kaleng yang dimaksud.
cara pasang alumunium diatas lubang yang dibuat pada poin no.4 diatas..........
(8) Tempel dengan menggunakan plakban di sekeliling alumunium foil tersebut.
(9) Setelah rapih ditempel, arahkan kaleng tersebut dengan lubang menghadap sumber cahaya. Pastikan tidak ada cahaya lain kecuali berasal dari lubang tersebut.
(10) Buat “shutter” atau penutup lubang jarum dari plakban, dengan ukuran menutupi lubang dan bisa dibuka untuk proses pencahayaan/pengambilan gambar.
(11) Di kamar gelap, masukan kertas film ke dalam kamera kaleng. Pasang kertas bagian mengkilap/emulsi menghadap lubang (bira diraba tangan agak lengket) ATAU JIKA DIRABA PAKE KUKU TERASA KASAR.
cara pasang media rekam/kertas foto/film di kaleng
------JANGAN PERNAH MENGISI KERTAS dlm KALENG DITEMPAT TERANG!-----
(bisa meledak) bercanda
_______/\_____________.:::MEMOTRET:::.___________/\_______________
Pastikan kamera sudah diam pada posisinya, kalau perlu diganjal menggunakan benda keras agar tidak bergoyang. Kemudian buka “shutter” nya, bukan sebaliknya.
(1) Untuk intensitas siang hari terang benderang, butuh waktu kurang lebih 30 detik. Bila matahari tertutup awan 50 detik. Sore hari agak mendung 1 hingga 2 menit. Benda tidak bergerak akan lebih baik, sedangkan benda yang bergerak tidak akan terekam. Misalnya mobil yang berlalu lalang tidak akan terekam, hanya bayangannya saja yang terekam. Tetapi untuk merekam aliran air, hasilnya aliran air terekam seperti kapas yang halus.
(2) Ruang tajam/Depht of Field kamera ini adalah paling dekat titik fokus untuk jarak 30cm hingga jarak tidak terhingga/infinity dan sangat lebar.
(3) Pastikan, benda yang direkam, langsung terkena sinar matahari. Gambar tidak akan muncul bila menggunakan lampu flash, meskipun dengan kekuatan besar. Perekaman ini membutuhkan cahaya yang berlanjut/continue.
(4) Posisi kaleng berdiri dan tidur akan menentukan orientasi format kertas foto.
-----------------------------------Persiapan kamar gelap------------------------------------
Berikut perlengkapan teknis penunjang yang harus dipersiapkan sebelum masuk kamar gelap.
(1) Ruang kamar gelap bisa menggunakan kamar mandi, kamar tidur atau kotak kardus ukuran besar (bekas lemari es besar misalnya). Setelah memastikan tidak ada cahaya yang masuk. Gunakan lampu pijar 5 watt warna merah, atau bisa menggunakan lampu tungsten 15 watt, kemudian dibungkus dengan plastik mika warna merah lima rangkap.
(2) Developer, sebagai larutan pengembang. Merek yang bisa ditemui dipasaran adalah SUPERBROM, dilarutkan untuk satu liter. (Harga pasaran Rp. 5.000., per kotak)
(3) Stopbath, larutan penghenti dan penetral residu developer. Bisa menggunakan air mineral/suling, dengan 3 tetes cuka dapur untuk satu liter.
(4) Larutan penetap, atau fixer. Di pasaran, hanya ada satu merek saja yang bisa ditemui, ACIFIX (Rp. 7.500., per kotak) dilarutkan untuk satu liter air. Gunakan air mineral.
(5) Tray, atau tatakan gelas ukuran 20cm x 15cm. Siapkan tiga tatakan untuk developer, stopbath dan fixer.
(6) Print tong, atau penjepit kertas. Untuk menghindari kontak langsung dengan tangan/kulit, gunakan penjepit. Bisa dibuat sendiri dari bambu yang dipipihkan, persis seperti sumpit berbentuk pipih.
Didalam kamar gelap, pastikan tangan tidak basah, kemudian keluarkan kertas dari dalam kamera. Dalam posisi emulsi kertas foto menghadap ke bawah, kemudian tenggelamkan segera ke dalam larutan developer, hingga tenggelam. Kemudian balikan dengan bantuan penjepit, jangan gunakan tangan. HINDARI TANGAN BERSENTUHAN LANGSUNG DENGAN LARUTAN DEVELOPER.
Balikan kertas tersebut, tunggu beberapa detik (3-5 detik) kemudian gambar akan muncul. Bila gambar telah muncul, ambil dengan jepitan, kemudian masukan pada larutan berikutnya; stopbath. Tenggelamkan dan biarkan 5 detik.
Ambil dan pastikan air tidak menetes lagi, kemudian masukan pada tray terakhir; larutan fixer dan tenggelamkan. Tunggu hingga minimal 30 detik hingga 2 menit. Pastikan benar-benar tenggelam semua permukaan kertas dalam larutan fixer. Bila terlalu sebentar, maka kertas foto tersebut akan berubah menjadi merah, karena proses penetapan-fixing belum sempurna.
Langkah terakhir bilas menggunakan air mengalir selama satu menit, sehingga kertas bila diraba terasa kesat. Gantung di tempat bebas debu dan keringkan.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, bisa melihat:
http://www.kljibandung.blog.com/ & http://pinholeindonesia.net/ atau
http://kljindonesia.org/
Tuesday, 28 June 2011
Ibuku Tercinta
Hembusan angin mengiringi setiap langkah yang dia tempuh
Langkah demi langkah dia tempuh walau jalan begitu terjal
Tidak peduli badai menghadang dalam setiap langkahnya
Dia akan lalui demi keluarga tercinta di rumah
Ibu…….
Iya dialah sosok seorang wanita yang menjadi inspirasiku
Mewarnai setiap kehidupan yang ku jalani
Memberikan kesejukan dalam hati ini
Memberikan ku ketenangan dalam kegelisahan hati ini
Kau dekap aku saat aku dalam masalah
Kau menasehatiku dalam setiap aku putus asa
Kau menyemangatiku saat aku mulai melangkah
Kau memberiku kekuatan dengan perasaan cinta
Ibu………..
Telah aku rangkai jutaan kata untuk mewakili rasa terimakasihku padamu
Tapi itu belum cukup membayar lunas semua jasa dan pengorbananmu untukku
Membayar setiap tetes asi yang kau berikan, pakaian yang indah, sepeda baru, kasih sayangmu selama ini
Serta perlindungan yang membuatku nyaman dengan kehidupan yang kujalani
TERIMA KASIH IBU…..
Atas apa yang kau berikan kepadaku selama ini
Aku janji padamu bahwa aku akan membahagiakan ibu
Tidak akan lagi ku biarkan ibu menangis atas kenakalanku
Iya,,,
Sudah cukup itu semua………….
kata mutiara
Tetaplah teguh dikala yang lain rapuh
Tetaplah rendah hati dikala yang lain semakin angkuh
Tetaplah senyum dikala yg lain cemberut
Tetaplah sabar dikala yang lain selalu emosi
Tetaplah semangat dikala yg lain putus asa
Tetaplah mengampuni walaupun rasanya sulit...
ingin pintar kita belajar
ingin harta kita kerja
ingin tahta kita berusaha
ingin bahagia kita berdo'a
ingin masuk syurga kita kerjakan perintah-Nya...
Ibunda
Ibu….
Dengarkanlah diriku yang selalu mengeluh dalam kehidupan yang fana ini
Kehidupan yang penuh akan kebohongan dan kemunafikan
Aku rapuh karena keangkuhan yang aku kuasai dalam diri
Aku butuh akan sebuah wejangan yang bijaksana dari bibir yang penuh do’a dan kesucian…
Ibu…..
Aku menyesal akan ego ku yang bergejolak dalam diri
Yang lebih memilih nafsu dan kesombongan daripada nasehatmu yang menuntunku pada jejak langkah putih dalam keselamatan
Aku rindu akan kehidupanku yang dahulu
Kehidupan yang selalu membuatku aman dalam lindungan dirimu
Membingkai kenangan kita dalam sebuah lembaran putih yang tertulis dengan tinta emas
Mengalir dalam sebuah alunan irama yang indah yang selalu memuja namamu
Setiap hari bibir ini selalu basah untuk mengucapkan terima kasihku untukmu ibu
Namun itu pun belum cukup mewakili semuanya dalam hidupku…
Ibu.....
Setiap tetesan ASI yang kau keluarkan untuk ku tidak akan bisa kubalas walaupun dengan seisi dunia.
Maafkan segala khilaf dan salah ku yang telah mengeluarkan tetesan airmatamu karena sifatku...
Aku hanya bisa berdo'a untuk kesehatan, perlindungan dan keselamatan engkau kepada Allah...
Kau adalah ibu yang sangat luar biasa...
Terimakasih ku ucapkan untukmu walaupun itu tidak bisa membalas semua yang kau berikan kepada ku...
Semoga Allah selalu meridhoi setiap jalan yang kau pilih dan lalui...